Tahukah Anda walaupun susu sangat baik dalam mendukung tumbuh kembang anak, namun beberapa anak tidak dapat mengkonsumsinya akibat alergi terhadap protein yang terkandung di dalamnya? Alergi susu ini terjadi karena tubuh anak tidak bisa mengenali protein susu sapi dan menganggapnya sama seperti bakteri dan virus yang menyerang anak.

Jika dibiarkan terlalu lama, alergi susu sapi ini tentu dapat menimbulkan permasalahan yang cukup serius dan dapat mempengaruhi ketika mereka sudah beranjak dewasa. Namun jangan khawatir, jika anak terindikasi mengalami alergi terhadap protein susu sapi, Anda bisa memberikan solusi lain yang lebih aman.

Solusi Terbaik untuk Mengatasi Alergi Susu pada Anak

Alergi protein susu memang tidak bisa dihindari, namun bukan berarti Anda berpangku tangan dan membiarkan si kecil tumbuh tanpa asupan protein sama sekali. Agar anak bisa tumbuh dengan baik, maka ada beberapa solusi tepat yang bisa dilakukan untuk mengatasi alergi susu pada anak. Apa saja itu? Simak tips Cek Alergi berikut ini

  1. Tanyakan Kepada Dokter Jenis Makanan yang Harus Dihindari Anak

Agar gejala alergi tidak semakin parah, Anda harus bisa mengenal jenis makanan apa saja yang tidak boleh dikonsumsi oleh anak. Walaupun anak memiliki alergi terhadap protein susu sapi, bukan berarti hanya susu sapi saja yang tidak boleh dikonsumsi. Berbagi jenis makanan dan minuman lain yang memiliki kandungan susu juga sebaiknya dihindari.

Jika masih kesulitan, maka Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui jenis-jenis makanan apa yang sebaiknya dihindari oleh anak.

  1. Berikan Obat AntiHistamin dan Anafilaksis

Jika anak sudah menunjukkan gejala alergi, maka Anda harus memberikan obat yang tepat. Antihistamin merupakan jenis obat yang bisa digunakan untuk mengatasi alergi pada anak karena dapat meredakan gejala alergi pada anak yang membuatnya tidak nyaman.

Namun jika reaksi alergi yang ditunjukkan semakin parah seperti sesak nafas, maka obat anafilaksis adalah jenis yang tepat. Selain itu sangat disarankan juga untuk melakukan rawat inap pada anak sehingga reaksi alergi dapat ditangani dengan baik oleh dokter.

  1. Berikan Susu dengan Zat Hipoalergenik

Alergi pada susu sapi biasanya terjadi akibat pencernaan anak tidak bisa memecah protein yang terdapat pada susu sapi. Jika diabaikan tentu akan sangat berbahaya karena dapat mempengaruhi sistem pencernaan dan juga tumbuh kembang anak. Namun jangan khawatir, solusinya, Anda bisa mengganti susu sapi dengan susu yang mengandung zat hipoalergenik. Berbeda dengan susu sapi, susu jenis ini mampu memecahkan protein yang terdapat di dalam susu seperti whey dan juga kasein.

  1. Ganti Susu Sapi dengan Susu Kedelai

Ketika anak memiliki alergi terhadap susu sapi, bukan berarti mereka tidak bisa mendapatkan nutrisi sama sekali. Ada solusi lain yang bisa diberikan agar anak tetap mendapatkan asupan protein yang cukup. Jika anak terindikasi memiliki alergi terhadap protein susu sapi, maka Anda bisa mengganti susu formula berbahan protein sapi dengan susu berbahan nabati seperti susu kedelai yang lebih aman. Dengan begitu anak tetap mendapat asupan protein walaupun bukan berasal dari susu sapi.

Anda juga bisa mendapatkan susu formula berbahan dasar kedelai seperti Morinaga Chil Soya. Selain mengandung protein kedelai yang aman bagi anak dengan alergi protein susu, susu formula ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai zat tambahan seperti Kolin, zat besi, AA dan DHA yang sangat bagus bagi tumbuh kembang dan daya tahan anak.